Imunonutrine

(Tendry Krisdayanti)

Malnutrisi prabedah merupakan faktor risiko penting untuk penyulit dan kematian pasca bedah. Malnutrisi perioperatif sering menambah lama rawat inap dan biaya. Asupan yang kurang mengganggu fungsi imun dan sistem organ dan menunda penyembuhan luka. Pada periode pasca bedah pemberian nutrisi yang tertunda atau tidak adekuat telah dikaitkan dengan angka penyulit dan kematian yang lebih tinggi. Efek-efek merugikan dari defisiensi nutrisi mengesankan bahwa dukungan nutrisi perioperatif berpotensi mempengaruhi prognosis pasien bedah (1,2)
Imunonutrisi adalah pemberian nutrien spesifik yang bertujuan memodulasi fungsi imunologi tubuh. Formula imunonutrisi atau lazim disebut  immune-enhancing formula (IEF) mencakup  arginine, glutamin , asam nukleat , and asam lemak omega-3 . Konsep di balik formula ini adalah untuk melindungi dan merangsang sistem kekebalan tubuh dengan tujuan mengurangi komplikasi infeksi, mengurangi kegagalan multiorgan, mengurangi waktu pada ventilasi mekanik, dan memperpendek masa rawat-inap di RS dan ICU.

Apa yang termasuk imunonutrien?

Nutrien yang telah diidentifikasi sebagai imunonutrien adalah sebagai berikut (3):

Glutamin.
Arginin.
N-acetylcysteine(as acysteine precursor).
Asam amino rantai cabang.
Nukleotida.
Asam lemak Ω-3 rantai panjang
Vitamin antioksidan
Trace element, selenium
Taurin


Pasien-pasien yang memperoleh manfaat dari imunonutrisi oral:

1.pasien yang menjalani operasi elektif  gastrointestinal mayor, terutama dengan malnutrisi
2.pasien dengan trauma tumpul dan tembus;
3.pasien malnutrisi yang menjalani operasi untuk kanker kepala dan leher;
4.pasien dengan cedera kepala berat;
5.pasien luka bakar,  dan
6.pasien non-septik yang tergantung ventilator dan memiliki  risiko infeksi.


Kesimpulan

Pemberian imunonutrisi preoperatif pada pasien-pasien bedah mayor dengan malnutrisi dan risiko infeksi pasca bedah telah diperlihatkan memperbaiki keluaran klinis sebagaimana dtunjukkan dengan hasil metanalisis terbaru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOMPLEMEN

REAKSI HIPERSENSITIVITAS